Teror Dari Covid-19


Halo teman-teman! Sudah lama sekali aku gak buat cerita di blog ini. Blog kali ini aku ingin bercerita tentang hal yang lagi mendunia nih yaitu virus korona. Virus ini yang tambah lama sudah menyebar ke beberapa penjuru dunia.

Asal muasal virus ini datang dari Kota Wuhan, Tiongkok penyebab utamanya adalah dari sebuah pasar daging. Awalnya aku tahu mengenai virus ini adalah aku nonton di youtube yang bernama “South China Morning Post”. Pada awalnya hanya Kota Wuhan saja yang terisolasi tapi ternyata sekarang negara Tingkok terisolasi secara keseluruhan. Sekarang tidak hanya Tiongkok saja yang terisolasi tapi kini Itali juga ikut terisolasi karena Itali negara ke-2 yang orang-orangnya terkena virus tersebut. Sampai-sampai para tim medis Tiongkok berangkat ke Itali untuk serta membantu warga Itali yang terkena virus tersebut.

Kali ini aku mendapatkan sebuah artikel dari Kompas.com, ada penambahan orang yang positif terkena virus korona sejak Selasa (17/03/20) hingga Rabu (18/03/20). Kasus Covid-19 di Indonesia sudah ada 227 orang secara totalnya. Lalu sudah 11 orang yang sembuh dari Covid-19 ini. Meskipun sudah ada yang sembuh tetap saja ada yang terkena lagi yaitu dengan di tambah 55 orang sejak Selasa (17/03/20) sampai Rabu (18/03/20) pukul 12.00 WIB.

Jumlah orang yang paling banyak yang terkena virus korona ini ada di ibu kota yaitu Jakarta. Sudah ada 30 orang yang terkena virus ini serta sudah ada 19 pasien yang meninggal dunia. Ada 12 pasien yang meninggal di Jakarta dan ada 2 pasien yang meninggal di Jawa Tengah. Satu pasien meninggal di Jawa Barat, Bali, Banten, Sumatra Utara, dan Jawa Timur.

Menurutku, mengenai virus ini adalah hal yang sangat susah untuk di hilangkan karena virus ini satu keluarga dengan sars. Penyebaran virus korona juga sangat mudah di lewati dengan cara bersin atau batuk makanya jika air liur terkena semburan bersin atau batuk ada sela bisa untuk tertular virus ini. Makanya negara-negara yang sudah terkena virus korona atau sudah banyak ornag yang terinfeksi mereka menggunakan masker jika mereka berpergian.

Aku merasa sangat heran dengan orang Tiongkok mengapa mereka tidak membersihkan dulu jika mereka ingin makan kelelawar? Aku tidak melarang tapi itu sangat menjijikan jika mereka makan serta sampai bulu-bulunya. Seharusnya kan sayap dan bulu nya di proses terlebih dahulu setelah sudah bersih baru bisa dikomsumsi ini benar-benar membuatku geli melihatnya. Aku juga sempat baca di internet mengapa virus ini tersebar karena mereka menggunakan baskom yang sama untuk memotong daging yang berbeda-beda makanya darahnya nyampur semua gimana virus itu tidak tersebar?

Mereka juga ada yang makan dengan mentah tidak di masak dulu dan itu sangat menjijikan sekali untuk di lihat. Akan tetapi aku juga bingung mengapa virus itu bisa sampai membunuh orang? Aku sangat memperihatin jika ada yang meninggal seperti mereka tidak bersalah tapi nyawanya harus melayang karena virus itu yang sudah meneror kita selama 4 bulan ini, sejak dari bulan Desember 2019.

Untuk social distancing aku paham supaya virus nya tidak menyebar lebih luas lagi tapi ini seperti main petak umpet dengan virus. Virus korona nya menjadi kucing dan kita menjadi tikusnya jangan sampai kita terkena oleh virus korona tersebut. Diam di rumah selama 24 jam dan juga 2 minggu rasanya sangat membosankan sekali tidak ada kegiatan yang menyenangkan ketika suasananya seperti ini. Di komplek rumah baru saja jam 7 malam sudah benar-benar sepi seperti komplek mati yang biasanya jam 7 malam itu masih ramai mungkin mereka lebih baik diam di rumah saja daripada ujung-ujung ada apa-apa.

Go to School at home menurutku itu kurang efektif karena banyak sekali yang bisa membuat kita terdisktrak apapun hal itu. Misalnya main hp atau buka laptop dan sebagainya.

Trip To Kareumbi

Kami KPB kls 11 sedang mengadakan perjalanan kecil ke Kareumbi yang lokasinya di Cicalengka. Awal-awalnya kami semua menginap di rumah Lia supaya besok paginya bisa langsung berangkat bersama-sama.

Jam 4-an kami semua sudah bangun dan juga mandi lalu jam 5 kami sampai di Stasiun Bandung yang belakang. Sudah lama sekali aku tidak naik kereta jadi mengingat waktu pas kelas delapan perjalanan besar ke Pekalongan dan Cirebon menggunkan kereta. Karena aku masih ngantuk sekali pada akhirnya aku memtuskan untuk tidur lagi di kereta dan kata teman-teman dan kakak juga aku tidurnya lelap sekali sampai di videoin pas aku tidur di kereta.

Sesampai di Cicalengka teman-teman dan Kak Melissa membeli sarapan hanya aku dan Khalid saja yang tidak beli. Ketika sudah pada selesai makan Kak Melissa mencoba untuk menawar angkot untuk membawa kami ke Kareumbi dengan cara menyarter angkot tersebut. Pas di jalan menuju Kareumbi aku masih merasa ngantuk banget tapi aku tahan karena aku ingin melihat pemandang yang keren. Pas sampai di hutan….jeng…jeng..jeng…semua sinyal hp mati tapi tidak masalah juga sih cuman ya gitu, tidak ada sinyal.

Sesampai di Kareumbi rumah yang kami akan tinggali masih di kunci jadi kami turun lagi ke bawah untuk menunggu kunci dan tiba-tiba Lia menemukan anak anjing kampung dan kami namakan dia “Potato”. Pas rumah yang kami tinggali yaitu Rumah Rusa semuanya pada masukan barang ke dalam dan karena ada beberapa dari kami masih mengantuk kami lanjut tidur lagi di dalam dan Sasa, Khalid mereka memasak untuk makan siang. Mereka memasak ayam goreng tepung krispy dan juga kentang goreng.

Sisa harinya kami main kartu serta jengga setelah itu dengan jeda kami berdiskusi soal film apa yang kami ingin buat. Pada saat itu aku sangat tidak sabar ingin sekali main di sungai dan pas hujannya berhenti kami langsung siap-siap untuk pergi ke sungai. Ketika kami sedang menuju ke sungai kami bertemu dengan Kang Eco serta Chico dan Bella mereka adalah anjing Redtriever. Chico sangat menyukai main air jadi dia ikut bersama kami. Pas sampai di sungai Chico dan Sasa main tangkap tongkat, Chico adalah anjing yang pintar dan sisa dari kami main lempar batu kalau aku hanya menonton aja tetapi menikmati dinginnya air sungai. Tiba-tiba gerimis kami pun siap-siap untuk pulang lagi ketika menuju ke Rumah Rusa kami sering terpleset karena batu-batu yang licin karena lumut. 

Sesampai di Rumah Rusa kami pun mengantri untuk bergantian untuk mandi. Selagi aku menunggu yang sedang mandi aku buatkan diriku susu hangat dan sedihnya aku tuang kebanyakan jadi hasilnya manis banget. Ketika kami semua sudah selesai mandi makan malam kami adalah ikan sarden. Untung saja waktu itu Khalid membeli dua kaleng karena dua kaleng saja habis bagaimana dengan hanya membeli satu kaleng saja? Malam-malam kami lanjut lagi dengan main kartu karena aku merasa ngantuk sekali aku memilih untuk tidur dan ketika aku sudah bangun tahu-tahu sudah jam enam.

Hari sudah malam kami semua pun masuk ke rumah, kami meminta Kang Robby untuk menyalakan api unggun di dalam rumah karena di dalam rumahnya sudah ada tempat untuk api unggun. Beberapa jam kemudian kami semua tertidur tetapi aku tidur ayam karena Potato jalan ke sana- ke mari jadi aku tidak bisa tidur. Potato sudah di taruh di luar pada akhirnya kami pun sudah lumayan merasa tenang tetapi pada tengah malam kami semua merasa sangat kedinginan dan aku memasang kaos kaki pun itu sama sekali tidak membantu aku masih merasa kedinginan.

Tiba-tiba sudah pagi hari dan di pagi hari kami sarapan mie instant (sarapan yang sangat tidak sehat) setiap dari kami memakan dua bungkus mie instant. Setelah sarapan kami beres-beres karena kami ingin jalan-jalan di kandang rusa ditemani oleh Kang Robby. Pada awalnya kami semua penasaran mengapa banyak pohon di seng? Itu karena biar macan tutul tidak bisa memanjat ke arah kandang rusa. Selesai menjelajahi kandang rusa kami pun balik lagi ke Rumah Rusa di sana kami istirahat sejenak lalu beres-beres untuk pulang. Sebelum pulang kami berofoto dengan abah serta Kang Eco.

Waktu kami sudah keluar beberapa sinyal hp kami mulai menyala dan ada beberapa yang masih belum menyala salah satunya aku, jadi aku restart hpku. Ketika sinyal kami sudah balik rasanya seperti baru saja mendapatkan es krim yang enak.

Kami pun balik ke stasiun ketika kami sudah sampai di stasiun banyak sekali orang yang menunggu jadi desak-desakan. Sesampai di kereta beberapa dari kami mencoba untuk tidur lagi. Akhirnya pun kami semua sampai di Bandung dengan selamat.

English Fun

Well, hello! Welome back to my blog 🙂 So today I want to tell a story about my interest which is English.

Well actually it’s pretty new if I do really like English language. But one of the reason since a long time I do like to write short stories with English language but I do really like English itself since last year. Why I choose English? The reason is because I really like their accents and the way how they talk.

I really like to listen British accents but I can talk in American accent. British accent for me it’s pretty hard to say because they have silent “R” well if you listen in American English you can hear them really clearly.

I can do English language since I was sat at elementary school because my elementary school was an internasional school. I was school at Cahaya Bangsa Classical School, that’s the place where I learn English language and in that school too there is a lot of Americans teachers. Well they, not just teaching the students English but another lessons too.

English is fun actually but they also pretty hard. Sometimes I can’t how to pronounce it or I can’t write it either. The reason why I do like English first it’s beacause fun to learn and I do want to be a freelancer English teacher. Well, if you want to know if I speak English in front of people or speaking to natives itself my English right away just faded away. So over here I try my best too be confident in English.

Anyway because right now there is a lot of English that most of them I forgot what it’s meant so I need to learn more and I found an internship about learning Englsih so why don’t I tried? Am I? Well, guess what? I may teaching (internship) over there it’s pretty cool and definitly I need to take some trials over there too but it’s pretty cool I can join them.

Jatuhnya Pesawat Ukraina (Boeing-737)

Selamat datang kembali di blogku kali ini. Sudah lama sekali aku belum menulis di blog ini. Kali ini aku ingin menceritakan sebuah berita aktual. Berita yang aku ingin ceritakan adalah tradegi mengenai pesawat terbang Ukraina yang di tembak oleh militer Iran.

Pesawat tersebut jatuh dekat dengan Bandara Internasional Teheran pada malam hari. Pesawat tersebeut membawa 176 orang dari beberapa negara. Hal yang sangat tidak terduga adalah militer “tidak sengaja” menembak pesawat tersebut itu dikarenakan kesalahan pasukan keamanan yang mengakibatkan 176 orang tewas dalam sekejap.

Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Ukraine International Airlines jatuh pada Rabu (8/1) setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, Teheran. Jatuhnya pesawat membuat tekanan dunia internasional ke Iran meningkat setelah aksi saling balas negara itu dengan AS. Sebelumnya pada 3 Januari, serangan udara militer AS menewaskan pemimpin Korps Garda Revolusi Islam (IGRC) Iran, Qassem Soleimani, di Baghdad.

Pemerintah AS dan Pemerintah Kanada yang 57 warganya merupakan penumpang pesawat itu menyalahkan Iran atas insiden tersebut. Pihak Ottawa mengirim pesan ke Iran: “dunia sedang mengawasi”.

Perdana Menteri (PM) Kanada menuntut keadilan dan tanggung jawab kepada Iran terkait penembakan pesawat Ukraina yang menewaskan semua penumpang.

Setelah itu di Kanada, warga di sana berkumpul sebanyak 2.300 orang untuk mengenang kematian para warga Kanada yang menaiki pesawat tersebut. Orang-orang yang telah tewas karena kejadian jatuhnya pesawat Ukraina mereka (orang-orang yang meninggal) foto mereka di masukan di bingkai hitam serta adanya bunga lily, lilin, dan juga kurma.

link: https://www.suara.com/news/2020/01/14/074633/pesawat-ukraina-jatuh-ditembak-iran-5-negara-bersiap-ambil-langkah-hukum

Aku Berkontribusi Untuk Indonesia

Halo, kembali lagi di blogku kali ini. Di blog kali ini aku ingin bercerita aku itu bisa apa sih untuk Indonesia?

Aku, mempunyai sebuah passion baru yaitu menulis. Aku suka sekali mengulik-ulik imajinasiku lalu aku jadikan sebuah cerita pendek dengan temanya adalah fiksi.

Aku membuat cerpen tersebut tentunya aku mendapatkan inspirasi dari film-film yang aku tonton di bioskop, tv,  di youtube, dan juga di sekitarku. Nah, untuk kali ini aku bisa apa sih untuk Indonesia? Menurutku, aku bisa menulis atau membuat sebuah cerita tentang Indonesia, ya, semacam buku pandu gitu. Aku bisa bercerita dulu tentang Kota Bandung, kota asalku. Jadi, di Bandung itu ada apa sih? Mengapa para wisatawan harus mencoba datang ke Bandung?

Aku bisa bercerita tentang kisahku ketika aku sedang berjalan-jalan di Kota Bandung. Misalnya seperti ketika aku dan teman-teman berkegiatan di Asia Afrika dan Braga, di kedua tempat itu ada apa? Apakah disana masih ada bangunan tua dari zaman Belanda? Aku bisa membuat sebuah cerita yang menyenangkan untuk para pembaca tapi untuk membuat ceritanya menyenangkan aku juga harus belajar bagaimana caranya pembaca tidak merasa  bosan.

Aku tidak hanya bercerita tentang ketika berada di Bandung, misalnya ketika aku di Pangandaran, Jawa, dan Bali. Disana itu tempatnya bagaimana, bagaimana dengan tempat wisatanya? Apakah menyenangkan? Serta juga keindahan alamnya yang bisa memanjakan mata.

Aku sangat ingin sekali mencoba membuat sebuah satu cerita pendek yang bisa mengisahkan hal-hal tersebut dan aku juga ingin mencoba membuat cerita yang bisa sampai membuat para pembaca bisa merasakan vibe-vibe tersebut. Contohnya seperti adegannya berada di pantai, para pembaca bisa merasakan angin pantai, lembutnya pasir, serta suara ombak yang pelan.

Tidak hanya saja membuat sebuah cerita tapi aku juga bisa membagikan informasi-informasi yang lain kayak tempat makan yang enak dimana, night food market, kalau ke Jawa harus mencoba dessert hangat yaitu “Angsle”. Jadi angsle itu seperti sekotengnya Jawa tapi kuah angsle itu terbuat dari santan dan kalau sekoteng itu kuahnya dari jahe tapi dua-duanya enak kok. 

Selain aku bisa membagikan lokasi-lokasi wisata (kota atau pantai) ada opsi lai yaitu ke gunung! Di Bandung ada gunung merapi yang bernama, Tangkuban Perahu dan cerita legendanya keren tapi aneh, masa ada kapal di tendang bisa langsung kebalik? Lalu jadi sebuah gunung? Ya, itu juga namanya cerita legenda jadi tidak bisa diubah-ubah lagi. Di Jawa, ada satu gunung yang tidak kalah cantiknya tapi dingiiinnn banget kalau di pagi hari yaitu Gunung Bromo. Dinginnya tidak ada ampun, dingin banget kalian bisa mengeluarkan asap dari mulut kalian dan padang gurunnya juga sangat eksotis. Wajib coba untuk dikunjungi.

Aku, bisa membuat sebuah cerita (dari pengalamanku) jalan-jalan di Jawa- Bali ada apa saja, seperti aku melakukan apa saja disana dan bagaimana kuliner-kulinernya? Aku membuat cerita tersebut bisa di bilang mirip-mirip buku pandu jadi aku ingin mecoba untuk menarik perhatian para wisatawan tentang Indonesia dengan cerita tersebut bisa, seperti membawa mereka kesana. Dan ingat kalau kalian pergi ke tempat wisata jangan lupa membuang sampah kalian di tempatnya jangan membuang sembarangan dan jangan sampai merusak lingkungan karena sampah-sampah tersebut.

Keep your surroundings clean. Don’t ruin them.”

Komisi Pemberantasan Korupsi

Halo, kembali lagi di blogku hari ini. Hari ini aku ingin membahas tentang KPK dan juga DPR apa yang sedang terjadi sekarang. Mengapa belakangan ini banyak ributan soal KPK? Aku akan mencoba menulis tentang KPK di bawah ini poin-poin yang aku tangkap.

Ini adalah beberapa data yang kudapatkan setelah riset dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20190908082936-4-97851/catat-ini-9-poin-yang-membuat-nasib-kpk-di-ujung-tanduk.

Seperti Presiden Jokowi Widodo berharap untuk rencana DPR untuk revisi UU No. 30 tahun 2002 tentang KPK untuk memperkuat lembaga antirasuah. Rencana DPR untuk merevisi UU No.30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi menuai pro dan kontra di kalangan para masyarakat.

Terdapat sembilan persoalan dalam draft revisi UU KPK yang beresiko lumpuhkan kerja-kerja KPK. Untuk sembilan persoalan aku hanya mengambil tiga saja yaitu:

  1. Independensi KPK terancam
  2. Penyadapan dipersulit dan dibatasi
  3. Sumber penyelidik dan penyedik dibatasi

 

Jika revisi tersebeut disetujui oleh pemerintah dan untuk dibahas bersama DPR RI, ruang gerak KPK akan menjadi sempit. Peneliti dari ICW, jika Presiden Jokowi menyetujui dan menandatangani hasil rumusan DPR RI soal RUU KPK, maka artinya adalah pemerintah dan DPR ingin KPK mati. Akan tetapi Presiden Jokowi berbicara demikian jika ia belum sempat membaca draft revisi UU dikarenakan ia sedang berkunjung ke Jawa Tengah dan juga Kalimantan Barat.

Bersamaan dengan revisi ini, KPK juga menghadapi masalah pelik, karena calon komisioner yang lolos diduga ada yang bermasalah. Senin (9/9/2019), 10 capim KPK dijadwalkan fit and proper test atau uji publik di Komisi III DPR RI. Pegawai KPK membentuk aliansi taktis Aksi Tolong KPK untuk menolak capim ini.

Sepuluh capim itu yakni Alexander Marwata (KPK), Firli Bahuri (Polri), I Nyoman Wara (auditor), Johanis Tanak (Kejaksaan Agung), Lili Pintauli Siregar (advokat), Luthfi Jayadi Kurniawan (dosen), Nawawi Pomolango (hakim tinggi), Nurul Ghufron (dosen), Roby Arya (PNS), dan Sigit Danang Joyo (PNS).

Data diambil dari: “Revisi UU KPK dan Capim Bermasalah: Keberpihakan Jokowi Diuji”, https://tirto.id/ehHP

KPK juga mencatat jumlah dari para pelaku korupsi hingga bulan Juni 2019 kemarin, paling banyak adalah orang-orang yang berlatar belakang DPR atau DPRD sebanyak 255 perkara, kepala daerah 30 perkara, pimpinan partai politik ada 6 perkara, dan kepala lembaga atau kementerian ada 27 perkara.

Keberadaan Dewan Pengawas akan menggangu kinerja KPK ke depannya karena seluruh aktivitas pemberantasan korupsi akan diawasi oleh lembaga tersebut.

 

Ini Pandanganku

Halo, untuk para pembaca. Di blog kali ini aku ingin menceritakan tentang etika untuk zaman-zamannya anak-anak remaja saat ini.

Etika adalah sebuah dari bahasa Yunani kuno yaitu Ethikos, etika yang diartikan sebagai timbul dari sebuah kebiasaan. Contohnya seperti kebiasaan buruk maupun kebiasaan yang baik.

Kebiasaan buruk misalnya seperti kita terlalu lama memakai gadget kita dan suka lupa waktu kalau kebiasaan baiknya misalnya seperti kita berbaur dengan teman-teman. Ketika anak-anak zaman sekarang sudah melakukan sebuah kebiasaan biasanya kebiasaan tersebut susah lepas dari diri mereka. Aku punya satu contoh tapi mohon maaf jika contohnya di luar topik. Contoh ini dari diriku sendiri, aku punya kebiasaan buruk yaitu aku suka lupa untuk mematika lampu kamar jika aku sedang tidak ada di kamar. Kebiasaan itu sudah ada sejak aku SD sampai sekarang. Pada umumnya banyak orang lebih mempunyai kebiasaan buruk daripada kebiasaan baik mereka tapi itu hanya dari pandanganku saja. Bagaimana menurut kalian?

Jujur saja aku tidak suka remaja-remaja saat ini, mengapa? Alasanku, mengapa aku tidak suka mereka karena ketika kami sedang berkumpul mereka sibuk main dengan hp mereka. Bukankah bertemu dengan teman-teman adalah sebuah hal yang sangat berharga? Belum tentu besok kita bakalan bertemu dengan mereka lagi.

Aku sempat reunian kembali dengan teman-teman SMPku tahun kemarin, ok, kami ngobrol-ngobrol hal yang menurut kita menyenangkan tetapi ketika mereka pikir kalau topik obrolannya sudah habis mereka langsung beranjak melihat hp mereka.

TTidak hanya itu, ketika kami sedang reunian salah satu dari teman kami langsung bertanya kalau tempat makannya ada Wifi atau tidak. Ayolah, teman kami sedang berkumpul untuk menceritakan hidup kita yang baru sebagai anak SMA bukannya mencari wifi untuk bermain dengan hp kalian.

Aku sempat lihat di instagram ada sebuah tulisan di sebuah rumah makan, isi tulisannya, “Kami tidak menyediakan wifi, maka berbaurlah dengan teman-teman yang berada di sampingmu.” Ya, kurang lebih seperti itu tulisannya. Ketika aku baca itu aku merasa tulisan ini keren dan memang ada benarnya juga.

Aku suka heran sendiri, kalau orang-orang misalnya diajak untuk ketemuan tapi ujung-ujungnya mereka sibuk sendiri bukannya pertemuan yang harusnya menjadi quality time mubazir? Karena itulah hp, yang membuat kalian jadi sibuk sendiri di dunia kalian masing-masing.

AAku tahu kalau remaja zaman sekarang sangat membutuhkan hp mereka untuk kepentingan mereka tapi ayolah, kalian juga harus tahu waktu dimana kalian akan menggunakan hpmu dan dimana kalian harus menyimpan hpmu.

Bertemu dengan teman-teman belum tentu kalian akan bertemu lagi kalau sama keluarga belum tentu juga kalian bertemu dengan mereka jika kalian sudah pisah rumah dengan keluargamu. Jadi pakailah waktu kita untuk berbicara satu sama lain jika kita sedang bertemu. Jangan berada di dunia sendiri, kan sayang kalau banyak hal yang terlewatkan jika kita sibuk sendiri.

Aku sangat senang jika aku bisa berkumpul dengan keluargaku atau dengan teman-temanku karena waktu seperti itu adalah waktu yang sangat berharga untukku. Ketika aku sedang bersama keluarga atau teman-teman aku selalu simpan hpku kalau tidak di kantong celana, aku matikan dan simpan di meja. Tidak akan kugunakan ketika aku sendiri pikir kalau aku benar-benar membutuhkan membuka hpku.

Untuk teman-teman remaja kalau kalian sedang berkumpul dengan keluarga atau teman-teman gunakanlah waktumu dengan baik, supaya disuatu saat nanti kalian tidak akan menyesalinya. Jangan membuat pertemuan tersebut menjadi mubazir.

Continue reading Ini Pandanganku

Zero Waste

Salam kenal untuk orangtua, kakak-kakak, dan teman-teman. Nama saya Carenza dari KPB K11. Di blog kali ini saya ingin menceritakan tentang “Zero Waste Adventure” bersama Kak Siska.

Pada tanggal 14 Agustus 2019 kemarin Kak Melissa mengundang temannya yaitu Kak Siska untuk menjelaskan tentang zero waste. Akan tetapi sangat disayangkan kami memulai acaranya lebih dari pukul delapan dikarenakan Kak Siska terjebak di sebuah kemacetan.

Sebelum Kak Siska memulai penjelasannya Kak Melissa memperkenalkan Kak Siska itu siapa kepada kami semua. Tidak hanya KPB K11 saja yang nonton tapi juga ada KPB K10 juga. Setelah Kak Melissa menjelaskan sedikit tentang Kak Siska, lalu Kak Siska memperkenalkan diri lagi secara singkat kepada kami semua. Setelah Kak Siska memperkenalkan diri disitulah Kak Siska mulai menjelaskan tentang pola hidupnya tentang  zero wastenya.

Kak Siska memulai ekpedisinya pada tahun 2010 dengan menaiki gunung. Ketika Kak Siska sedang menjelaskan bagaimana caranya  naik-turun gunung tanpa membawa atau menghasilkan sampah. Caranya adalah dengan membawa sebuah tempat bekal sendiri dari rumah.

Tidak hanya membawa tempat bekal sendiri jika ingin membawa sebuah cemilan bawalah yang tidak berbasis plastik misalnya seperti cemilan ringan seperti Petoto (tidak menyebutkan merek) tapi membawa cemilan yang yang bisa dikubur, contohnya seperti bungkus daun pisang, nasi timbel.

Kak Siska juga menganjurkan kepada kami kalau ingin membawa cemilan jangan yang berbasis plastik. Harus menbawa tempat sendiri supaya tidak menghasilkan sampah-sampah. Kak Siska berkata kepada kami jika kami ingin mendapatkan energi biasanya memakan coklat tapi karena coklat ada bungkusan plastiknya maka digantikan dengan dodol, yang bungkusnya bisa dikubur. Disimpulkan sampah-sampah organik itu bisa dijadikan kompos dengan cara dikubur di tanah.

Biasanya kalau kita kamping atau naik gunung pasti akan menghasilkan sampah. Sampah seperti apa yang biasanya kita hasilkan jika sedang kamping atau naik gurun? Sampah yang pada umumnya kita hasilkan adalah sampah tissue, tissue yang digunakan untuk mengelap atau membersihkan sesuatu.

Untuk mencegah menggunakan tissue Kak Siska menganjurkan kepada kami semua untuk membawa kain lap. Tentunya harus ada beberapa kain lap dengan penggunaannya yang berbeda. Misalnya kain tersebut untuk mengeringkan cucian dari tempat makan.

Kak Siska juga menceritakan kepada kami efek domino dari sampah. Contohnya jika kami membeli batagor dan menggunakan tempat dari bapak tukang batagor pastinya ia menggunakan kantong plastik. Seperti batagor satu bungkus plastik, bumbunya satu kantong plastik, sambelnya satu kantong plastik, dan untuk membungkus semuanya menggunakan kantong plastik lagi. Makanya Kak Siska menganjurkan kepada kami semua jika kami ingin jajan mulailah dengan membawa tempat sendiri supaya tidak menghasilkan sampah plastik.

Untuk penutup blog kali ini, Kak Siska berkata jika ingin menghindarkan menggunakan sedotan plastik tidak harus menggunakan sedotan yang stainless steal.

Sekian dan terima kasih, mohon maaf jika ada penulisan yang salah dan saya akan cerita lagi dengan cerita yang berbeda di blog selanjutnya.

 

Perjalanan ke Kecamatan Sukasari

Halo, selamat datang untuk para kakak-kakak, teman-teman, dan pembaca baru, perkenalkan namaku Carenza dari KPB K11. Di blog kali ini aku ingin menceritakan tentang perjalanan kami ketika berkunjung ke Kecamatan Sukasari.

Kami kumpul di Kecamatan Sukasari pukul 8 pagi dan sebelum kami melakukan kegiatan kami bertemu terlebih dahulu dengan pak camat. By the way aku mendapatkan satu tugas yaitu aku melakukan dokumentasi tapi tentunya aku juga mendengar penjelasan dari pak camat. Pak camat membawa kami keliling di dekat area kantor Kecamatan Sukasari untuk menjelaskan tentang sampah-sampah dan bagaimana prosesnya, misalkan seperti sampah organik yang dibuang ke biopori supaya binatang-binatang di tanah bisa memakan sisa-sisa makanan. Setelah kami dari kantor kecamatannya itu sendiri kami dibawa ketempat pengelolaan sampah misalnya seperti plastik bekas kecantikan bisa di daur ulang menjadi mainan, plastik botol susu bisa di daur ulang menjadi gayung plastik, dsb. Oh ya, nama bapak camatnya adalah Bapak Dr. H. Raden Sarjani Saleh, M. Si.

Awalnya aku tetap sibuk mengdokumentsi lokasi tapi tentunya aku juga harus mendengarkan penjelasan dari Pak Ohan, plastik jenis ini buat apa, bisa dijadikan apa, plastiknya bahannya seperti apa, dsb. Waktu itu juga Pak Ohan membawa kami ke gudang penyimpanan karung-karung besar yang berisi berbagai jenis plastik lalu disanalah Pak Ohan mulai menjelaskan mengapa plastik-plastik tersebut disimpan disana, Farah juga enggan untuk bertanya kepada Pak Ohan tentang plastik.

Ketika Pak Ohan selesai menjelaskan kami mencoba untuk membantu pengelolaan sampah. Tadinya aku dan Tyogo mulai memisahkan plastik kerasan dan plastik mainan tapi pada akhirnya Tyogo bersama Khalid membantu para bapak-bapak memisahkan ring aqua gelas dari gelasnya. Tiba-tiba aku berkerja sendirian tapi tiba-tiba Farah muncul dan mulai membantu, ada beberapa sampah yang menjijikan misalnya seperti plastik yang penuh dengan minyak ditambah lagi dengan tempelan debu dan juga kotoran tapi itu tidak terlalu masalah bagiku.

Ketika aku memindahkan plastik mana yang untuk mainan dan yang mana kerasan ternyata dari “texture” bahan plastiknya. Misalnya seperti plastik botol pelembab itu bisa di daur ulang menjadi mainan, botol atau kaca yang bekas dari obat juga dipisahkan tentunya, tutup galon juga punya tempat sendiri karena kalau tidak salah tutup galon itu tidak dapat bisa di daur ulang atau membutuhkan jangka waktu yang lama untuk di daur ulang.

Sebelum kami ke Kecamatan Sukasari, kami ketika masih K10 kami juga ikut berkegiatan di sebuah komunitas yang tepatnya berada di Kampung Cibunut Jl. Sunda. Disana kami bertemu dengan Bu Tini salah satu pengelola Kampung Cibunut. Ada satu hal unik dari kampung tersebut yaitu rumah-rumah warga disana dihiasi gambar-gambar dan juga beraneka ragam warna.

Ketika kami membantu untuk mengelola sampah menurutku, di Cibunut sampahnya masih banyak yang kotor daripada sampah-sampah yang berada di Kecamatan Sukasari. Sampah-sampah yang ada di Cibunut masih banyak botol-botol yang masih ada isinya kalau yang di Kecamatan Sukasari botol-botolnya sudah bersih tidak ada airnya sama sekali palingan hanya ada air sedikit saja. Waktu kami ke Cibunut juga sampah-sampahnya banyak sekali yang bau tapi ketika aku di Kecamatan Sukasari baunya lebih ke wewangian produk kecantikan, kebanyakan wangi-wangian dari parfum. Di Kecamatan Sukasari juga tempatnya lebih luas daripada di Cibunut, kalau di Cibunut tempatnya lumayan sempit.

Saat sampai di Kecamatan Sukasari di tempat penyetoran sampah lumayan banyak pekerjanya kalau di Cibunut perkerjanya lumayan sedikit jadi lama kerjanya. Kalau di Kecamatan Sukasari karena orangnya banyak jadi agak cepat untuk melakukan tugasnya.

Kami membantu para bapak-bapak memisahkan sampah-sampahnya sampai pukul 11:00 karena kami datangnya pas hari Jumat ada jeda dulu pas pukul 12:00 untuk sholat Jumat dan dilanjutkan lagi sampai pukul 2-3. Ketika jam sudah berada di pukul 11:00 kami pamit terlebih dahulu dan juga tidak lupa untuk berterima kasih sudah mengizinkan kami untuk berkunjung.

Ok, hanya segini saja dulu blogku kali ini sampai jumpa lagi di blog lainnya dan terima kasih sudah mau membaca blogku. Mohon maaf jika masih banyak kesalahan dalam penulisan.

 

Masa Depan Indonesia Mengenai Sampah

Hai, salam kenal namaku Carenza dan selamat datang kakak-kakak dan teman-teman di blogku. Di blog kali ini aku ingin menceritakan tentang pengelolaan sampah di Indonesia.

Sebelum aku menceritakan ke inti cerita blog kali aku ingin bercerita kalau aku sempat menonton di youtube tentang biopori di laut. Jadi biopori ini sudah ada di lautan…….nama negara (lupa dimana) ….. dan ada waktu-waktunya untuk menyerap semua sampah-sampah di laut kedalam biopori laut tersebut lalu para petugas kebersihan laut akan mengambil sampah-sampah yang sudah tersedot oleh biopori laut.

Ok, jadi kali ini aku ingin lebih membahas sampah yang berada di perairan Indonesia. Sudah banyak sekali binatang-binatang di laut mati diakibatkan memakan sampah yang dikarenakan oleh manusia yang tidak peduli dengan lingkungan di sekitar mereka.

Inilah 3 contoh yang aku temui saat aku nonton di youtube dan tv. Biasanya aku menonton acara seperti ini di National Geographic dan di Animal Planet.

1. Banyak paus mati terdampar di pantai karena tubuh mereka penuh diisi oleh sampah-sampah.

2. Banyak penyu mati karena mereka makan kantong plastik, karena penyu berpikir kalau kantong plastik adalah ubur-ubur yaitu makanan keseharian mereka.

3. Banyak kuda laut dan ikan-ikan lainnya yang terlilit oleh jaring-jaring dan juga limbah dari kemasan botolan.

Jujur saja melihat laut Indonesia kotor karena sampah jadi tidak enak dipandang misalnya seperti laut di Bali lebih tepatnya di pantai Nusa Dua banyak sekali sampah-sampah yang ada disana.

Laut itu bukanlah sebuah tempat sampah tapi laut itu adalah salah satu keindahan alam makak nya kita harus menjaga lingkungan kita dari yang kecil terlebih dahulu yaitu lingkungan di sekitaran kita, misalnya seperti dirumah atau disekolah.

Kalau dipikir-pikir lagi ikan-ikan di laut menurutku kurang sehat karena aku yakin mereka juga memakan sampah-sampah kecil yang sudah terurai jadi intinya kita memasukkan kotoran kedalam tubuh kita sendiri dan kita bisa sakit kalau gitu caranya.

Mungkin di Indonesia belum cukup biayanya untuk membangun biopori laut tapi aku ingin sekali kalau laut Indonesia bersih lagi seperti dulu lagi. Kan jadi kasian makhluk-mahluk yang hidup di laut apalagi temburu karang yang seharusnya jadi rumah para ikan-ikan malah dirusak kalau temburu karangnya rusak para ikan-ikan akan tinggal dimana? Bagaimana caranya mereka bersembunyi dari para predator?

Oh ya, ketika aku menemukan video di youtube tentang biopori laut aku merasa kagum sekali karena bisa menyedot banyak sampah-sampah laut lalu ketika bioporinya sudah penuh tinggal diangkat lalu dibuang ketempat yang seharusnya.

Untuk membersihkan lingkungan di laut bisa saja ikut kegiatan bersama 4Ocean, 4Ocean adalah sebuah komunitas untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di pantai dan juga di laut. Mereka adalah komunitas yang berasal dari Amerika Serikat. Uniknya mereka membuat gelang-gelang dari sisa sampah yang mereka sudah kumpulkan bersama-sama.

Aku sempat kepikiran mengenai cara membuang sampah karena ketika aku masih SMP banyak proyek kami yang mengenai tentang sampah. Ketika aku sedang research tentang sampah di internet tiba-tiba aku kepikiran seperti ini, “Kalau bumi kita tidak mau banyak sampah kenapa kita gak buang aja ke luar angkasa menggunakan roket?” Akan tetapi kalau membuang sampah ke luar angkasa juga membutuhkan uang yang banyak hanya untuk meluncurkan satu roket belum lagi kita juga mengotori angkasa sama aja sih mencerna luar angkasa, nanti bisa jadi suatu hari nanti akan ada hujan sampah kan jadi menjijikan kalau hal itu terjadi.

By the way, menurutku laut di Pulau Jawa yang lumayan kotor itu pantai utara dan yang bersih itu di pantai selatan misalnya seperti Pangandaran. Meskipun pantai Pangandaran lumayan kotor tapi air lautnya masih jernih, terlihat kotor itu dikarenakan pasir-pasir yang terangkat oleh ombak.

Aku pernah berlibur ke Kota Cirebon dan pantainya itu bau sekali berserta airnya juga berwarna cokelat sangat bertolak belakang dengan pantai di Pangandaran.

Jadi aku memohon kepada kalian semua tolong jangan membuang sampah di pantai. Kalau kalian memiliki sampah buanglah kepada tempatnya atau disimpan dulu sendiri lalu kalau ada tempat sampah baru kalian buang disana bukannya membuang seenaknya atau membawa trash bag sendiri kalau sedang berlibur ke pantai.